Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat

Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat

Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat

Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat
Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis mengharapkan kegiatan Ajang Temu Kreatifitas PIK – R M

(Pusat Informasi dan Konseling Remaja dan Mahasiswa) bukan sekedar kegiatan seremonial saja,tapi kegiatan tersebut hendaknya bermakna dan bermanfaat bagi generasi remaja, agar mereka menjadi remaja yang memiliki moral yang tinggi di tengah masyarakat.

Walikota Hendri Arnis juga menghimbau kepada para Duta Genre agar bisa lebih berperan aktif memberikan penyuluhan kepada rekan rekan sejawat mereka akan bahaya narkoba, Sex bebas dan HIV.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Ajang Temu Kreatifitas PIK – RM, Senin (30/5/2016) di Gedung Syafei Kota Padang Panjang.
Acara tersebut dihadiri oleh para remaja tingkat SLTP/ SLTA se Kota Padang Panjang. Turut hadir di acara itu: Para Kepala SKPD, Ketua Dharma Wanita Kota Padang Panjang beserta undangan lainnya.

Wako Hendri Arnis selanjutnya meminta kepada para remaja agar mereka lebih kreatif dalam menyikapi

program program yang ada di di PIK R M, karena salah satu tujuan dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja/ Mahasiswa (PIK R/ M) adalah untuk mengembangkan kreatifitas, keterampilan serta menumbuhkan semangat baru dan kebersamaan dalam rangka peningkatan komitmen dan partisipasi remaja terhadap GENRE( Generasi Remaja Berencana). Walikota Hendri Arnis juga meminta kepada SKPD terkait agar ikut mendukung dan berperan di dalam program PIK RM

“Kepada seluruh Steak holder yang berkaitan dengan program PIK RM ini saya mengharapkan untuk dapat bersungguh sungguh mendukung keberadaan PIK RM ini agar program ini dapat meningkatkan pemahaman remaja tentang Program GENRE dan dapat memberikan pencerahan terhadap prilaku remaja ke arah yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut Walikota Hendri Arnis menyampaikan bahwa Remaja dan permasalahannya menjadi isu

penting saat ini. Remaja sangat rentan terhadap resiko TRIAD KRR ( Seksualitas, NAPZA, HIV dan AIDS). Prilaku yang tidak sehat dikalangan remaja khususnya remaja yang belum menikah cendrung meningkat. Data Depkes Tahun 2009 menunjukan bahwa 35% remaja dikota besar mempunyai teman yang sudah pernah berhubungan seks pranikah dan 6,9% responden telah melakukan hubungan seks pranikah.

Sementra itu Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Netti Herawati mengatakan bahwa berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional Tahun 2008, menunjukkan bahwa sejumlah pengguna Napza sampai dengan tahun 2008 adalah 115.404. Dimana 51.986 total pengguna adalah mereka yang berusia remaja (16- 24 tahun) yang terdiri dari pelajar sekolah dan mahasiswa. Untuk Kasus AIDS 49,5 % diantaranya kelompok berusia 20 – 29 tahun (Kemenkes RI 2011).

Jika dikaitkan dengan karakteristik AIDS yang gejalanya baru muncul setelah 3 – 10 tahun terinfeksi, maka hal ini semakin membuktikan bahwa sebagian besar dari mereka yang terkena AIDS telah terinfeksi pada usia muda.

Permasalah tersebut akan mengurangi kesempatan remaja untuk mempraktekan prilaku hidup sehat, serta mengganggu perencanaan kehidupan di masa yang akan datang.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/494JHAdW5hBbOV22aXaloIk0f