Umur Bumi

Juli 16, 2020 by Tidak ada Komentar

 Umur Bumi

Manusia hidup di muka Bumi ini lamanya tidak lebih dari 100 tahun dan sudah ada berapa generasi yang hidup di Bumi ini? Mari kita mencari infornasi sebenarnya umur Bumi ini sudah berapa tahun.

Para ahli menentukan umur Bumi melalui beberapa teori seperti Sedimen, Kadar Garam, Termal, dan Teori Radioaltivitas.

  1. Teori Sedimen

Perhitungan usia Bumi berdasarkan teori ini adalah dengan melihat ketebalan lapisan sedimen yang membentuk batuan. Setiap tahun ketebalan lapisan sedimen rata-rata yang terbentuk dapat diketahui usianya. Dengan cara membandingkan tebal batuan sedimen yang terdapat di Bumi, yaitu diperkirakan terbentuk 500 juta tahun yang lalu (Jasin, 2008).

  1. Teori Kadar Garam

Usia/umur Bumi dapat diduga berdasarkan kandungan garam di laut. Laut semula airnya tawar. Dengan adanya air yang mengalir lewat sungai dari darat masuk ke laut membawa garam. Keadaan ini berlangsung dengan kurun waktu yang panjang (berabad-abad). Dengan mengetahui kenaikan kadar garam pada setiap tahun, kemudian membandingkan dengan kadar garam saat ini, yaitu kurang lebih 320, maka Bumi diduuga telah berumur 1.000 juta tahun.

  1. Teori Termal

Teori ini menggunakan dasar perhitungan suhu Bumi. Mula-mula Bumi merupakan batuan yang sangat panas, kemudian lama-kelamaan mendingin. Dengan mengetahui masa dan suhu Bumi, maka ahli fisika bangsa Inggris (Elfin) menduga bahwa perubahan Bumi menjadi batuan yang dingin seperti saat ini dari batuan yang sangat panas pad permulaannya membutuhkan waktu 20.000 juta tahun.

  1. Teori Radioaktivitas

Usia Bumi menurut teori radioaktivitas dideteksi melalui waktu peluruhan unsur-unsur radioaktif. Dalam perhitungan ini dibutuhkan pengetahuan tentang waktu paruh unsur-unsur radioaktif. Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan unsur radioaktif untuk luruh atau mengurai sehingga masanya tinggal separuh (setengahnya).

Pos-pos Terbaru