Tips Charge Baterai Ponsel Baru

Tips Charge Baterai Ponsel Baru

Tips Charge Baterai Ponsel Baru

Tips charge baterai ponsel adalah petunjuk benar dalam mengecharge smart phone. Smartphone yang bisa digunakan untuk membantu mengerjakan banyak hal mulai dari berkomunikasi dengan teman, mengecek e-mail, membaca berita, merekam video dan memotret, membaca e-book, mendengarkan musik, media penyimpanan hingga aktivitas dengan berbagai media sosial dan pesan instan tentunya membutuhkan sumber energi yang besar. Sayangnya dengan berbagai fungsi tersebut, umur baterai masih menjadi masalah.

Tips Charge Baterai Ponsel
Rata-rata smartphone saat ini memiliki waktu pakai 4 hingga 5 jam pemakaian jika digunakan secara terus menerus. Tentu saja waktu tersebut tidak cukup untuk menemani aktivitas pemiliknya seharian. Oleh karena itu dibutuhkan beberapa langkah yang benar untuk mengecharge ponsel agar awet. Berikut adalah beberapa tips meng-charge smartphone yang benar agar baterai bisa berumur panjang.

Langsung ke soket listrik

 

Menghubungkan baterai smartphone dengan charger melalui soket listrik

adalah cara yang paling dianjurkan. Walau saat ini diperkenalkan berbagai metode pengisian ulang baterai secara nirkabel, metode tersebut menghasilkan panas yang tidak baik untuk kelangsungan hidup baterai. Metode menghubungkan charger dengan soket listrik dinilai lebih cepat dan aman jika dibanding menghubungkan smartphone dengan USB komputer atau laptop menggunakan kabel data atau charger.

Hindari tempat yang panas

Hindarkan smartphone Anda dari tempat yang panas seperti di dashboard mobil, di bawah kaca depan mobil, di atas TV dan di tempat panas lainnya walau smartphone dalam keadaan mati sekali pun. Karena, panas yang dipaparkan bisa merusak baterai smartphone Anda. Baterai litium yang kini banyak digunakan pada smartphone idealnya di simpan di dalam suhu 15 derajat celsius. Suhu ekstrem yang bisa ditangani oleh smartphone berkisar antara minus 40 derajat hingga 50 derajat celsius.
Baca Juga Daftar karakter Game Paling Berpengaruh

Jangan biarkan habis total

Banyak sumber yang mengatakan bahwa sebaiknya baterai smartphone

dibiarkan habis terlebih dahulu sebelum menge-charge nya kembali. Hal itu memang benar adanya. Tetapi hal itu hanya berlaku untuk baterai dengan bahan nikel yang saat ini sudah banyak ditinggalkan. Saran seperti itu saat ini sudah tidak relevan lagi karena smartphone-smartphone modern saat ini sudah banyak yang menggunakan baterai berbahan litium-ion dimana cara perawatannya pun juga berbeda dari baterai berbahan nikel.

 

Baterai smartphone sebaiknya dijaga agar daya

yang tersimpan di dalamnya tetap di atas 50 persen atau minimal 20 persen. Meski demikian, sesekali daya baterai smartphone Anda juga perlu dikuras hingga habis sekali dalam sebulan untuk keperluan kalibrasi.

 

sumber :

https://rollingstone.co.id/seva-mobil-bekas/