SMK Husein Bandung Luncurkan Go-kart Bermesin Kompresor

SMK Husein Bandung Luncurkan Go-kart Bermesin Kompresor

SMK Husein Bandung Luncurkan Go-kart Bermesin Kompresor

 

SMK Husein Bandung Luncurkan Go-kart Bermesin Kompresor

SMK Angkasa Husein Bandung luncurkan Go-kart bermesin Kompresor

Kamis, (10/1/2019). Go-kart yang diberi nama Skylit tersebut diciptakan oleh enam Siswa kelas XII Jurusan Mesin Industri, yakni Abdul Malik Muhamad, Adhitya Tuda Yudistira, Nurziyah Yuliatami, Ari Setiawan, Jimmy Maulana Ramdani dan Rama Ramdani yang bekerja sama dengan Dinas Litbang (Dislitbang) TNI Angkatan Udara Bandung.

Malik mengatakan

salah satu perbedaan go-kart yang mereka buat adalah mode penggunaanya yang otomatis (matic), berbeda dengan go-kart pada umumnya yang menggunakan perseneling sehingga mampu dikemudikan dengan lebih mudah. “Karena menggunakan kompresor, jadi mode penggunannya matic, tinggal injak pedalnya saja,” tuturnya.

Selain itu, karena merupakan produk pertama, dari segi kecepatan masih belum bisa mengimbangi go-kart pada umumnya, yakni baru mencapai kecepatan 60 kilometer per jam. Proses pengerjaannya sendiri memakan waktu kurang lebih dua bulan. “Kita mulai dari tahun lalu, tapi karena terpotong beberapa kegiatan seperti ujian dan lainnya, kurang lebih waktu yang dibutuhkan itu dua bulan,” ucap Nurziyah.

Jimmy menceritakan

ide yang membuat timnya untuk membuat go-kart tersebut berawal dari keinginan untuk memberikan cendramata kepada tempat mereka melaksanakan Pelatihan Kerja Lapangan (PKL) di Dislitbang TNI AU Bandung. Namun, terlintas untuk memberikan sesuatu yang berbeda. “Biasanya cuma ngasih barang aja, nah kita mau ngasih yang beda, yang sesuai sama kompetensi yang kita punya, maka jadilah ide ini,” katanya.

Yudha berpesan kepada seluruh siswa SMK agar selalu berani berkarya

“Meski karya ini belum sempurna, tapi semoga ini dapat menggerakan siswa lain agar berani berkarya dan menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Kepala Sekolah SMK Angkasa Husein Bandung, Johanes Kumiling mengapresiasi produk siswanya tersebut. Dia mengutarakan bahwa menciptakan sebuah produk merupakan salah satu visi SMK. “Salah satu ciri khas SMK yang berbasis teknologi adalah menghasilan produk, maka dari itu saya sangat bangga,” tuturnya.

Johanes pun menekankan kepada siswanya agar selalu berinovasi di segala bidang yang mereka kuasai. “Contohnya seperti ini (go-kart), mereka memulai dari awal, dari proses pengelasan, perakitan hingga selesai. Melalui keterampilan tersebut merereka harus terus berusaha,” ujarnya.

 

Sumber: https://pengajar.co.id/