Sikap Toleransi dan Kerukunan

Sikap Toleransi dan Kerukunan

Sikap Toleransi dan Kerukunan

Sikap Toleransi dan Kerukunan
Sikap Toleransi dan Kerukunan

Menjaga Perasaan Orang Lain Agar Tidak Tersakiti

melaluiataubersamaini Apa Yang Kita Ucapkan dan Lakukan
Salah satu kunci kerukunan dalam hidup bermasyarakat yaitu senantiasa menjaga perasaan setiap orang yang bertemu dengan kita. Seorang muslim yang baik yaitu yang bisa menjaga mulut dan perbuatannya untuk tidak menyakiti perasaan orang-orang yang ada disekelilingnya atau disekitarnya.
Sebagai Rasulullah saw bersabda :

عَنْ أبْنِ عُمَرَ رَضِى الله عَنْه قَالَ: قَالَ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ: الْمُسْلِمُ أَخُوْ الْمُسْلِمِ لا يَضْلِمُهُ ولايخذله وَلا يُسْلِمُهُ

Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Umar, ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: Seorang muslim itu yaitu saudara muslim yang lain. Oleh alasannya yaitu itu, tidakboleh menzdalimi dan meremehkannya dan tidakboleh pula menykitinya.” (HR. Ahmad, Bukhori dan Muslim).

Memaafkan OrangYang Melakukan Kesalahan Kepada Kita

Memdiberi maaf yaitu perbuatan yang jauh lebih susah untuk dilakukan dibandingkan dengan sekedar minta maaf. Oleh lantaran itu alangkah mulianya orang yang senantiasa mau memdiberi maaf kepada orang yang berbuat salah yang memohon maaf kepada kita. melaluiataubersamaini sikap memafkan orang lain, maka perselisihan dan permusuhan pun semakin berkurang, maka kerukunan hidup pun akan tercipta. Budaya saling memaafkan inilah yang harus dimiliki oleh bangsa kita terutama pada para pelajar begitu juga dalam masyarakat. Sehingga setiap ada duduk kasus tidak berujung kericuan, tawuran dan perkelahian yang justru menurunkan martabat sebagai insan disisi Allah.

Baca Juga: Rukun Iman

Dalam Al-Qur’an Allah swt., mengelompokkan orang-orang pemaaf kedalam golongan orang-orang yang bertakwa dan berbuat kebajikan yang senantiasa mendapat nirwana dan ampunan dari Allah SWT., sepertiyang firmanNya dalam surah Ali imran ayat 133-134 sebagai diberikut : وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَالَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“Dan bersegeralah engkau kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada nirwana yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.
Disamping ayat tersebut diatas, Rasulullah saw., juga sudah bersabda dalam haditsnya :

عن البراء قال قال رسول الله صلى اللهم عليه وسلم ما من مسلمين يلتقيان فيتصافحان إلا غفر لهما قبل أن يفترقا
Artinya “Setiap dua orang muslim bertemu dan berjabat tangan nescaya diampunkan dosa keduanya sebelum mereka berpisah” (Riwayat Abu Daud)

Hikmah Sikap Toleransi Dan Kerukunan

Ada beberapa pesan tersirat yang bisa dijadikan pelajaran dalam bersikap toleran dan rukun dalam masyarakat antara lain :
Orang yang bisa menghormati dan menghargai orang lain meskipun tidak sama dengan kita dan dihormati pula oleh orang lain. Hai ini menyampaikan bahwa kebaikan yang kita tanam, akan membuahkan kebaikan pula, dan begitu pun sebaliknya.
Orang yang bisa bersikap toleran akan mempunyai kedewasaan dalam berfikir, hati-hati dalam bertindak, serta bersikap bijak dalam mengambil setiap keputusan, Sehingga keputusan yang diambil akan senantiasa membawa kemamfaatan bagi tiruana pihak Orang yang bisa menghargai perbedaan dan keragaman, maka perbedaan itu akan menjadi rahmat dan nikmat baginya.