Potensi Wisata Diharapkan Jadi PAD Jabar

Potensi Wisata Diharapkan Jadi PAD Jabar

Potensi Wisata Diharapkan Jadi PAD Jabar

Potensi Wisata Diharapkan Jadi PAD Jabar
Potensi Wisata Diharapkan Jadi PAD Jabar

BANDUNG-Potensi pariwisata diharapkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, harus memberikan kontribusi yang besar bagi pemerintah.

Direktur Rumah Pemikir Indonesia, Asep Komarudin menjelaskan selama ini dinilai terlalu membuang anggaran, dengan kata lain misalnya melakukan perjalanan wisata ke Singapura tapi sebaliknya tidak menghasilkan okupansi wisata bagi Indonesia.

“Pariwisata harus menjadi sumber devisa negara dimana kita

mengelola potensi wisata dengan baik. Untuk itu, harus memperbaiki kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur pariwisata,” kata Asep kepada wartawan di Tebu hotel Bandung, Senin (12/11).

Selama ini, Jabar sudah memiliki infrastruktur pariwisata yang baik, tinggal ditambah pengemasan paket wisata yang baik sehingga mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kita sudah punya infrastriktur pariwisata yang baik namun harus ditambah dengan pengemasan pariwisata yang baik juga,” ujarnya.

Selain itu, kata Asep, manajemen yang profesional dengan pengelolaan yang baik maka akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dari luar daerah.

Menurutnya, selama ini wisata Jabar banyak dikunjungi wisatawan

dari Timur Tengah karena cuaca di tanah Pasundan sangat sejuk berbeda dengan di negara asalnya.

“Dengan berbagai potensi tersebut diharapkan bisa meningkat PAD Jabar,” katanya.

Asep juga berharap pariwisata di Jabar ini mampu mendorong perekonomian nasional. Selama ini, wisatawan manca negara maupun domestik selalu mengenal Bali sedangkan untuk destinasi wisata lainnya mereka belum begitu tahu. Bahkan, Wisman Timur Tengah selalu berkunjung ke Malaysia sebelum Indonesia.

“Maka, kita harus belajar ke Malaysia dan Singapura agar Indonesia

menjadi tujuan utama wisatawan Timur Tengah,” ucapnya.

Asep menambahkan, ke depan Jawa Barat harus membangun wisata edukasi, religi dan wisata yang menjaga ekologi sehingga alih fungsi lahan tidak dijadikan lagi sebagai perumahan atau industri melainkan tempat pariwisata.

“Nilainya lebih bagus tempat wisata dibandingkan dengan sektor industri lain,” pungkasnya. jo

 

Baca Juga :