Pohon Punak (Tetramerista glabra)

Juli 22, 2020 by Tidak ada Komentar

Pohon Punak (Tetramerista glabra)Pohon Punak (Tetramerista glabra)

Jenis Tetramerista glabra termasuk dalam jenis pohon yang digunakan untuk melakukan rehabilitasi pada lahan gambut yang terdegradasi (Alimah, 2014). Selanjutnya dilaporkan oleh Rachmadi, dkk. (2011) bahwa pohon punak termasuk dalam jenis pohon yang memiliki kemampuan yang baik dalam beradaptasi pada ekosistem hutan rawa gambut yang terdegradasi (rusak).
Taksonomi dari jenis pohon punak ini menurt Alimah (2014) adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Kelas : Angiospermae
Ordo : Dicotyledones
Famili : Theaceae
Genus : Tetrameristra
Spesies : Tetrameristra glabra
Sinonim : Tetrameristra crassifolia Hallier dan Tetrameristra montana Hallier
Pohon ini dapat tumbuh sampai memiliki tinggi 37 meter dengan diameter maksimal sekitar 150 cm. Daun pohon punak tunggal tanpa disertai daun penumpu dan berpusat pada ujung ranting dengan keadanan berselang-seling dan tulang daun yang menyirip. Bunga dari pohon ini memiliki warna hijau kekuningan dan warna buah hijau keunguan (Alimah, 2014).

11. Pohon Ramin (Gonystylus bancanus)

Pohon ramin merupakan salah satu jenis tumbuhan yang hidup di lahan gambut yang pada usia muda memerlukan naungan untuk pertumbuhannya. Muin (2009) menjelaskna bahwa pertumbuhan yang optimal pada bibit jenis Gonystylus bancanus akan terjadi apabila permudaan yang dilakukan memiliki naungan yang rapat.
Taksonomi dari pohon ramin yang dikemukakakan oleh Keng (1960) adalah sebagai berikut:
Devisi : Spermatophyta
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Myrtales
Famili : Gonystlaceae
Genus : Gonystylus
Spesies : Gonystylus bancanus Miq. Kurz
Pohon Gonystylus bancanus dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 40-50 m dan besar diameternya sekitar 30-120 cm. Gonystylus bancanus memiliki batang yang lurus dan tidak berbanir, memiliki kulit yang tebal sekitar 2 cm serta memiliki akar lutut (Soetopo et al., 1958). Gonystylus bancanus berdaun tunggal dan tersusun secara bertingkat tanpa adanya penumpu (stipulate) dan berbentuk bulat telur dengan pucuk berukuran pendek. Pohon ini juga memiliki tulang daun yang rapat. Bunga dari jenis pohon ini memiliki kelopak bunga (Soediarto et al., 1963). Selain itu, Gonystylus bancanus juga memiliki buah yang berkulit keras berbentuk bulat dengan biji berbentuk bulat telur dan agak kasar (Shaw, 1954).
12. Pohon Rengas (Melanorrhoea walichii)
Rengas merupakan salah satu tumbuhan yang hidup di lahan gambut. Biasanya jenis Melanorrhoea walichii juga disebut sebagai rengas burung dan rengas kiung. Kayu rengas digunakan sebagai bahan konstruksi, bangunan rumah, furnitur, dan perahu (Putra et al., 2011). Pohon rengas memiliki batang berbentuk silidris dengan permukaan kulit menyerpih hingga bersisik agak cklat dan bergetah hitam. Getah Melanorrhoea walichii tersebut bersifat racun sehingga apabila terkena pada kulit akan mengalami iritasi. Jenis pohon ini memiliki banir (Putra et al., 2011)
13. Pohon Terentang (Campnosperma spp.)

Pohon terentang merupakan termasuk jenis tumbuhan yang hidup di lahan gambut yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Penyebaran jenis pohon ini di Indonesia meliputi Bangka, Kalimantan, dan Sumatera. Jenis pohon terentang ini merupakan jenis pohon yang memiliki daun berhadapan tanpa stipula. Bunga jenis pohon ini berbentuk majemuk pada ujung tangkai.

Pos-pos Terbaru