Pohon Meranti Rawa (Shorea pauciflora)

Juli 22, 2020 by Tidak ada Komentar

Pohon Meranti Rawa (Shorea pauciflora)Pohon Meranti Rawa (Shorea pauciflora)

Meranti rawa salah satu pohon dari jenis shorea yang dapat tumbuh hidup di hutan hujan bawah, hutan merawa, serta hutan rawa gambut dangkal (Yulianto, 2014). Jenis pohon ini juga sering disebut meranti ketuko (meranti merah/tengkawang) dengan daerah penyebaran Kalimantan, Maluku, dan Sumatera (Barkah, 2009).
Meranti rawa memiliki taksonomi sebagai berikut:
Kingdom : Plantae
Tidak termasuk : Angiospermae
Tidak termasuk : Eudikotil
Tidak termasuk : Rosidae
Ordo : Malvales
Famili : Dipterocarpaceae 
Genus : Shorea
Spesies : Shorea pauciflora

Pohon meranti rawa dapat tumbuh hingga ketinggian mencapai 50 meter dengan diameter sampai 100 cm. Pohon ini memiliki batang silidris dan sebagian berbanir. Kulit pohon memiliki ketebalan lebih dari 5 milimeter dengan warna kelabu hingga coklat. Selain itu, pohon ini memiliki buah berukran sedang sampai besar dengan bentuk yang bulat dan berujung lancip serta mempunyai enam sayap (Barkah, 2009).

7. Pohon Nyatoh (Palaquium spp.)

Pohon nyatoh merupakan bagian plasma nutfah hayati serta berperan penting dalam berbagai objek pendapatan (Florensius, et al., 2018). Pohon nyatuh adalah pohon yang termasuk di dalam suku Sapotaceae yang memiliki kandungan senyawa ekstraktif yang berasal dari golongan lipofilik (Brata et al., 1999).
Taksonomi pohon nyatoh menurut Seputra (2013) adalah sebagai berikut:
Kingdom : Plantae 
Divisi : Magnoliophyta 
Kelas : Magnoliopsida 
Ordo : Ericales 
Famili : Sapotaceae 
Genus : Palaquium 
Spesies : Palaquium spp.
Pohon nyatoh merupakan pohon yang dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 30-45 meter dengan diameter berada pada antara 50 sampai 100 cm. Pohon nyatoh ini memiliki daun yang mengumpul pada ranting bagian ujung, berbentuk bulat telur sungsang (obovate) dan juga lonjong elliptik, serta tunggal. Secara umum, pohon bersesies Palaquium spp. ini memiliki satu atau beberapa tulang daun tertier diantara tulang daun sekunder (Tantra, 1979). Batang dari pohon nyatoh memiliki bentuk silidris dan lurus dengan beberapa diamntaranya memiliki banir dengan kulit memiliki warna yang bervariasi dari coklat, kelabu coklat, merah coklat, merah tua, dan agak hitam. Pohon ini memiliki tekstur yang agak halus dan agak kasar serta merata dengan permukaan kayunya sedikit licin dan mengkilap (Martawijaya, dkk., 2005).