Perkembangan Teknologi Baterai Smartphone

Perkembangan Teknologi Baterai Smartphone

Perkembangan Teknologi Baterai Smartphone

Perkembangan teknologi baterai tidak pernah lepas dari perkembangan ponsel

maupun smartphone dari waktu ke waktu. Semakin canggih ponsel atau smartphone, semakin berkembang pula teknologi baterai. Jika Anda adalah pengguna ponsel sejak tahun 90-an, tentunya Anda dapat mengingat betul bagaimana kemampuan baterai ponsel pada waktu itu dan bisa membandingkan perkembangan teknologi baterai seiring berjalannya waktu. Dalam artikel ini, kita akan membahas perkembangan teknologi baterai seiring berjalannya waktu.

Perkembangan Baterai Smartphone Sampai yang Tercanggih

Baterai NiCd
Baterai Nicad atau Baterai Nickel Cadmium adalah baterai yang memiliki keunggulan seperti lebih awet, ringan, charging efisien, dan hambatan internal yang kecil sehingga tegangannya stabil Dalam penggunaan sehari-hari, baterai NiCad ini bisa diadu dengan baterai alkalin.

Baterai NiMH

Baterai NiMh atau Baterai Nickel-Metal Hydride adalah baterai yang 2-3 kali

lebih besar dibandingkan NiCad, dan memory effect. Contoh ponsel yang menggunakan baterai jenis ini adalah Nokia 2110, Nokia 3110, Siemens C11, Motorola D520.

Lithium-ion (Li-ion)
Baterai ini paling banyak digunakan untuk perangkat elektronik karena rasio energi dan berat paling baik serta bisa di-charge kapan saja. Bentuk sangat fleksibel dan ringan. Ditemukan pertama kali tahuan 1960 di Bell dan memiliki kurangan antara lain umur pakainya tergantung dari lama pembuatan dan frekuensi pengisian daya.
Baca Juga Intip Informarsi Tentang Daftar Smartphone Dengan Dual Sim Terbaik

Lithium-Polymer (Li-Po)

Mulai digunakan untuk perangkat elektronik sejak tahun 1996 dan lebih tahan

terhadap kerusakan fisik. Contoh ponsel yag menggunakan baterai ini adalah Samsung SGH-Z170.

 

sumber :

https://merpati.co.id/seva-mobil-bekas/