Penghubung antar kalimat

Penghubung antar kalimat

Penghubung antar kalimat

Penghubung antar kalimat
Penghubung antar kalimat

Penghubung antarkalimat (discourse connective) adalah

kata atau ungkapan yang menghubungkan suatu kalimat dengan kalimat lain dalam satu alinea guna menambah kepaduan wacana. Penghubung antarkalimat diletakkan di awal kalimat — tetapi bukan di awal kalimat pertama suatu paragraf — dan diikuti dengan tanda koma. Contoh penghubung antarkalimat adalah akan tetapi, jadi, dan oleh sebab itu.

 

Pedoman EYD tidak memberikan daftar lengkap ungkapan

yang dapat berfungsi sebagai penghubung antarkalimat. Berdasarkan beberapa rujukan, ada 53 ungkapan yang dapat dipakai sebagai penghubung antarkalimat. Daftar ini mungkin tidak lengkap, tetapi, paling tidak, kata atau frasa yang berada dalam senarai ini dapat digunakan sebagai rujukan oleh para pengguna bahasa.

Berikut ini daftar kata atau frasa yang biasa dipakai sebagai penghubung antar kalimat

dalam bahasa Indonesia.

Agaknya, …
Akan tetapi, …
Akhirnya, …
Akibatnya, …
Artinya, …
Berkaitan dengan itu, …
Biarpun begitu, …
Biarpun demikian, …
Contohnya, …
Dalam hal ini, …
Dalam hubungan ini, …
Dalam konteks ini, …
Dengan demikian, …
Dengan kata lain, …
Di pihak lain, …
Di samping itu, …
Di satu pihak, …
Jadi, …
Jika demikian, …
Kalau begitu, …
Kalau tidak salah, …
Karena itu, …
Kecuali itu, …
Lagi pula, …
Meskipun begitu, …

Meskipun demikian

Misalnya, …
Namun, …
Oleh karena itu, …
Oleh sebab itu, …
Pada dasarnya, …
Pada hakikatnya, …
Pada prinsipnya, …
Paling tidak, …
Sebagai kesimpulan, …
Sebaiknya, …
Sebaliknya, …
Sebelumnya, …
Sebenarnya, …
Sebetulnya, …
Sehubungan dengan itu, …
Selain itu, …
Selanjutnya, …
Sementara itu, …
Sesudah itu, …
Sesungguhnya, …
Setelah itu, …
Sungguhpun begitu, …
Sungguhpun demikian, …
Tambahan lagi, …
Tambahan pula, …
Untuk itu, …
Walaupun demikian, …

Sumber : https://thezimbabwetimes.com/enhancing-the-process-of-learning-and-education-through-internet/