Pengertian Moderisme Secara Umum

Juni 13, 2020 by Tidak ada Komentar

Pengertian Moderisme Secara Umum

Secara bahasa, kata modern berasal dari bahasa latin, modernus yang berarti saat ini, sekarang, masa kini, dan akhir-akhir ini. Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, kata modern diartikan sebagai : sikap, cara berpikir, serta cara bertindak yang sesuai dengan tuntutan zaman. Dari kata modern ini kemudian muncul beberapa kata lainnya, yaitu modernitas, modernisme, dan moderniasi. Modernitas berarti ralitas kemoderenan, sedangkan modernisasi adalah proses kemoderenan. Modernisasi dapat diartikan sebagai aktivitas yang membawa kemajuan, perubahan, dan perombakan secara assi susunan dan corak suatu masyarakat dari statis menuju dinamis, dan tradisional menjadi rasional, dari feudal menjadi kerakyatan, dengan jalan mengubah cara berpikir masyarakat sehingga dapat meningkatkan efektivitas. Modernisasi juga bisa diartikan dalam ilmu sosial merujuk pada sebuah bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan akan tercapai kehidupan masyarakat yang lebih maju, berkembang, dan makmur.

Beberapa ciri masyarakat modern adalah: mengedepankan cara berpikir, bertindak, dan memandang sesuatu yang masuk akal (rasional), bersifat terbuka, menerima hal-hal baru dan menerima kritik (inklusif), dan lain-lain.

2.2  Pengertian Moderisme Menurut Para Ahli

Menurut para ahli :

Ø  Menurut Abdul Syam

Modernisasi adalah suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat dalam berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat

Ø  Menurut koentjaningrat

Modernisasi adalah usaha utuk hidup sesuai dengan konseplasi dunia sekarang.

Ø  Menurut sarjono soekanto

Modernisasi adalahsesuai bentuk dari perubahan sosial biasanyamerupakan perubahan sosial yang tearah (directed change) dan didasarkan suatu perencanan (social palning).

Ø  Menurut Wibert E. Moore,

Modernisasi adalah suatu transformasi total kehidupan bersama dalam bidang teknologi dan organisasi sosial dari yang tradisional ke arah pola-pola ekonomis dan politis yang didahului oleh negara-negara Barat yang telah stabil.

Dalam persepktif pemordenis yang berasaldari tradisi filsafat, bahwa moderisasi bisa disebut sebagai semagat (elan)yang diandaikan pada penyemangat masyarakat intelektual dan semangat yang diimaksud adalah semangat untuk progress, semangat untuk kemajuan, dan untuk humanisasi manusia yang dilandasi oleh semangat keyakinan yang sangat optimisme dan kaum modernis akan kekuatan rasio manusia.

Sedangakan fzhur rahman, sarjana pakistan mendefinisikanmodernisasi sebagai “usaha-usaha utuk melakukan hormonisasi antar agama dan pengaruh modernisasi dan westernisasi yang berlangsung di dunia islam”. Mukhti ali, tepat disebut sebagai orang yang mewakili sarjana indonesia mengantikan modernisasi sebagai “upaya menafsirkan islam melalui pendekatan rasional untuk menyesuaikannya dengan perkembangan zaman dengan melakukan adaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi didunia modern yang berlangsung.

sumber :
https://mitradesain.co.id/2020/06/11/seva-mobil-bekas/