Pembahasan RUU PDP akan terbuka

Pembahasan RUU PDP akan terbuka

Pembahasan RUU PDP akan terbuka

Pembahasan mengenai Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi

akan bersifat terbuka agar tidak menimbulkan perspektif negatif dari publik.

“Yang kami sepakati tadi Undang-Undang ini harus dibahas secara terbuka, jangan sampai kemudian menimbulkan persepsi publik yang negatif,” kata Ketua DPR Puan Maharani, di Kompleks Parlemen, Selasa.

DPR sore ini menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate untuk konsultasi dan koordinasi tentang pembahasan RUU PDP. Pertimbangan mengapa pembahasan perlu dilakukan secara terbuka, menurut DPR adalah agar tidak ada draft atau daftar inventarisasi masalah (DIM) yang muncul secara tiba-tiba.

“Jangan sampai timbul draft atau DIM yang tidak sesuai dengan apa yang dibahas di Komisi I,” kata Puan.

Baca juga: Menkominfo bertemu pimpinan DPR bahas RUU PDP

Baca juga: RUU PDP akan berpengaruh ke masyarakat

Menkominfo Johnny G Plate dalam acara yang sama menyatakan undang-undang ini perlu dibahas secara menyeluruh dengan melibatkan partisipasi publik.

“Kita harapkan undang-undang yang dihasilkan ini menjadi yang betul-betul dibutuhkan,” kata Johnny.

Belum ada informasi kapan rancangan undang-undang ini akan dibahas.

RUU PDP yang sudah diberikan ke DPR terdiri dari 15 bab dan 72 pasal, secara umum mencakup perlindungan untuk data pribadi dan data spesifik pribadi.

 

Baca Juga :