Metode Pembelajaran & Pendekatan Aqidah Akhlak

Juni 29, 2020 by Tidak ada Komentar

Metode Pembelajaran & Pendekatan Aqidah Akhlak

Metode Pembelajaran & Pendekatan Aqidah Akhlak

Metode Pembelajaran Aqidah Akhlaq

Dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah digunakan beberapa metode pembelajaran yang dalam penggunaan metodenya telah disesuaikan dengan kemampuan dasar, tujuan yang hendak dicapai serta materi/ pokok bahasan yang hendak disampaikan.

Selain metode tanya jawab yang menjadi pokok pembahasan penelitian ini, dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah menggunakan metode sebagai berikut:

1. Metode Ceramah

Metode ceramah sangat lazim digunakan dalam proses belajar mengajar. Tidak berlebihan sekiranya penulis katakan bahwa metode ceramah adalah metode yang sangat pertama sekali. Berdasarkan observasi di kelas guru lebih sering menggunakan metode ini. Metode ceramah digunakan oleh guru mulai awal pertemuan sampai dengan akhir pertemuan (mulai awal kegiatan inti sampai jam pelajaran habis).

2. Metode Diskusi

Merode diskusi ini dilaksanakan pada materi-materi tertentu saja, yang dianggap manarik untuk dibahas. Itu pun sifatnya tidak rutin minimal dua kali dalam satu bulan. Karena metode ini hampir mendekati fungsi dan manfaatnya dengan metode tanya jawab.

3. Metode Pemberian Tugas

Dalam memberikan tugas ini ada yang langsung dikerjakan di sekolah seperti menjawab soal-soal latihan yang ada dibuku, membuat rangkuman dan sebagainya, dan langsung diselesaikan pada waktu pelajaran tersebut. dan ada juga pemberian tugas untuk dikerjakan dirumah oleh siswa.

Pendekatan Pembelajaran Aqidah Akhlaq

Cakupan materi pada setiap aspek dikembangkan dalam suasana pembelajaran yang terpadu melalui pendekatan:

1. Keimanan, yang mendorong peserta didik untuk mengembangkan pemahaman dan keyakinan tentang adanya Allah SWT sebagai sumber kehidupan.
2. Pengamalan, mengkondisikan peserta didik untuk mempraktekkan dan merasakan hasil-hasil pengamalan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
3. Pembiasaan, melaksanakan pembelajaran dengan membiasakan sikap dan perilaku yang baik yang sesuai dengan ajaran Islam yang terkandung dalam Al Qur’an dan Hadist serta dicontohkan oleh para ulama.
4. Rasional, usaha meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Aqidah dan Akhlaq dengan pendekatan yang memfungsikan rasio peserta didik, sehingga isi dan nilai-nilai yang ditanamkan mudah dipahami dengan penalaran.
5. Emosional, upaya menggugah perasaan (emosi) peserta didik dalam menghayati aqidah dan akhlaq mulia sehingga lebih terkesan dalam jiwa peserta didik.
6. Fungsional, menyajikan materi Aqidah dan Akhlaq yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari dalam arti luas.
7. Keteladanan, yaitu pembelajaran yang menempatkan dan memerankan guru serta komponen Madrasah lainnya sebagai teladan; sebagai cerminan dari individu yang memiliki keimanan teguh dan berakhlak mulia.

Sumber: www.wfdesigngroup.com