Materi Keistimewaan dan Keteladanan Tokoh

Materi Keistimewaan dan Keteladanan Tokoh

Materi Keistimewaan dan Keteladanan Tokoh

Materi Keistimewaan dan Keteladanan Tokoh
Materi Keistimewaan dan Keteladanan Tokoh

1. Keistimewaan Tokoh

Keistimewaan tokoh adalah kelebihan yang dimiliki oleh tokoh. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata istimewa memiliki tiga makna, yaitu;

  1. Khas (khusus)
  2. Lain daripada yang lain (luar biasa)
  3. Terutama (lebih-lebig)
Berdasarkan ketiga makna tersebut keistimewaan tokoh dapat dimaknai hal-hal  yang khusus atau luar biasa  pada diri tokoh yang tidak dimiliki orang lain.

Contoh:

Bacalah kutipan biografi berikut!
Mohammad Mahfud tercatat sebagai dosen tetap Fakultas Hukum UII pertama yang meraih gelar doktor pada tahun 1993. Dia meloncat mendahului mantan dosen dan senior-seniornya di UII. Di dukung oleh karya tulisnya yang sangat banyak, baik dalam bentuk buku, jurnal, maupun makalah ilmiah, dari Lektor Media, Mahfud melompat lagi, langsung menjadi Guru Besar. Jika dihitung dari awal menjadi dosen sampai meraih gelar guru besar, Mahfud hanya membutuhkan waktu 12 tahun. Dengan rentang waktutersebut, Mahfud memegang rekor tercepat  dalam sejarah mencapai Guru Besar. Padahal, umumnya seorang dapat merengkuh gelar Guru Besar minimal membutuhkan watu 20 tahun. sejak awal kariernya.
Keistimewaan tokoh sesuai dengan isi kutipan biografi tersebut adalah Meraih gelar Guru Besar sebagai rektor tercepat dalam sejarah.
 

2. Keteladanan Tokoh

Keteladanan tokoh merupakan hal yang patutb di contoh pada diri tokoh. Dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) kata teladan dimaknai bpupki sebagai sesuatu yang patut ditiru atau baik untuk di contoh tentang perbuatan, kelakuan, dan sifat. Dalam soal ujian, keteladanan tokoh diidentifikasikan sebagai sifat baik yang perlu di contoh pada diri tokoh.

Contoh:

Bacalah kutipan biografi berikut!
 
Ebit G. Ade lahir di Wanadadi Banjar Negara, 21 April 1954. Ia anak termuda dari 6 bersaudara. Ayahnya seorang PNS dan Ibunya seorang pedagang kain. Ebit bercita-cita menjadi insinyur, dokter, pelukis, namun cita-citanya tidak kesampaian karena ketiadaan biaya. Dengan bermodal bakat dan kegigihannya, Ebit memilih membuat puisi lalu melagukan puisi-puisinya sehingga ia dikenal sebagai penyanyi pop balada. Karyanya sekitar 25 album kompilasi yang di produksi oleh berbagai perusahaan rekaman. Akhirnya, ia sukses sebagai musisi sekaligus penyanyi.
Hal yang patut diteladani pada tokoh Ebit G. Ade adalah Kegigihan dalam meraih kesuksesan.
 

Pembahasan:

Keistimewaan dan keteladanan seorang tokoh merupakan suatu yang khas dan merupakan suatu yang baik yang layak untuk ditiru.