Kapan Terakhir Belajar

Kapan Terakhir Belajar

Kapan Terakhir Belajar

Kapan Terakhir Belajar
Kapan Terakhir Belajar

Tulisan kali ini sebetulnya terkait dengan urusan organisasi dan manajemen. Konsepnya bernama learning organization. Dicetuskan oleh Peter Senge tahun 91.

Kalau mendengar kata belajar, yang ada di benak saya itu saya menangkap suatu materi dan mengolahnya. Entah itu dari pengajar, nonton video youtube, baca buku, atau baca blog seperti ini…

Nah, rupanya konsep belajar itu lebih luas dari sekedar pengayaan wawasan, pengetahuan teoritis atau praktis. Belajar yang seperti ini ternyata belajar paling gampang, karena kita hanya perlu menerima dan mengolah informasi.

Lalu apa belajar yang sulit?

Ada 2.

Pertama, belajar yang diawali dari kesadaran kita atas sesuatu, kemudian mempertanyakan kondisi yang sudah ada. Perlu dicatat, ini agak sedikit berbeda dengan ketika kita ingin tahu dan kemudian mencari tahu.

Contohnya, tiba-tiba kita menyadari. Loh! Kok selama ini aku kalo pupup jongkok ya (biasanya saya dapat wangsit kalau sedang pupup soalnya). Kemudian aku mulai mencari tahu, kenapa kok bisa pupup jongkok. Apa alasan di baliknya, sejarahnya, aturan2nya? Setelah itu mempertanyakan, apa ada dasarnya bahwa pupup itu harus jongkok, bisakah pupup itu nggak jongkok?

Nah! Inilah pertanyaan selanjutnya. Bisakah pupup itu nggak jongkok? Dari situ kita cari-cari. Rupanya ada pupup sambil duduk. Kita kemudian bandingkan positif negatifnya. Dalam proses membandingkan ini posisinya harus netral, karena tujuannya pembuktian, nggak boleh berprasangka dulu atau memegang keyakinan bahwa pupup itu harus jongkok.

Setelah tau, lha ternyata pupup sambil duduk itu bisa. Terus muncul pertanyaan lagi. Lha kalo pupup jongkok bisa, duduk bisa, harusnya ada kemungkinan cara pupup lain. Ada nggak kemungkinan lain? Bisa nggak aku pupup dengan cara selain jongkok atau duduk?

Pertanyaan ini akan mengarahkan kita menuju penemuan baru cara pupup. Misalnya sambil berdiri…. Dari situ cara ini harus diuji coba dan jalani. Kemudian setelah menjalani, kita akan kembali lagi ke siklus pertama.

Menyadari…

Lho! Ternyata kalo pupup sambil berdiri itu bikin $#$%%(@~

Di sini, proses pertanyaan akan muter lagi dari awal. Kalo pupup sambil berdiri ternyata bikin $#$%%(@~, bisa nggak pupup sambil berdiri tapi %^#^&**)(*.

Belajar jenis ini merupakan belajar mensintesis. Bukan hanya menerima dan mengolah informasi, namun menghasilkan hal baru dari informasi tersebut (nggak harus baru dalam artian yang terbosan wow gitu lo ya….). Inilah belajar yang tergolong agak sulit.

Nah, belajar yang paling sulit itu adalah….

Belajar dari kesalahan.

Belajar jenis ini artinya kita harus menyadari dan mengakui bahwa kita melakukan kesalahan, kemudian mengubah diri kita.

Dalam organisasi, inilah belajar yang paling sulit. Berapa banyak orang yang kalo melakukan kesalahan malah ditutupi… Coba yang pada kerja ngaku hayo…

Tenang, itu wajar… Karena setiap orang punya motivasi dan ego. Ada yang perlu pencitraan karena pengen karirnya lancar, ada yang takut biar nggak diomeli bos, ada juga yang perlu kelihatan keren setiap saat. Ada juga karena organisasinya toxic. Ada orang salah malah dibego-begoin. Dianggep nggak kompeten, atau malah bangga, karena pas jamannya dia berhasil pas jamannya orang lain jadi bego.

Baca Juga :