Kalimat Efektif, Kepaduan Bagian Kalimat, dan Kelogisan serta Contohnya

Kalimat Efektif, Kepaduan Bagian Kalimat, dan Kelogisan serta Contohnya

Kalimat Efektif, Kepaduan Bagian Kalimat, dan Kelogisan serta Contohnya

Kalimat Efektif, Kepaduan Bagian Kalimat, dan Kelogisan serta Contohnya
Kalimat Efektif, Kepaduan Bagian Kalimat, dan Kelogisan serta Contohnya
Kalimat adalah wadah pernyataan pikiran. Pernyataan pikiran itu sendiri berasal dari pengembangan gagsan pokok dengan cara tertentu. Pikiran yang disampaikan melalui berbagai bentuk kalimat diarahkan untuk mencapai sasaran atau efek tertentu sesuai dengan maksud pengguna bahasa yang bersangkutan. Proses penyampaian dan penerimaan pikiran dapat efektif jika kalimat yang menjadi wadahnya juga efektif

Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan pikiran secara jelas kepada pembaca sehingga mencapai sasarannya. Kalimat efektiflah yang menyebabkan proses penyampaian dan penerimaan pikiran dapat berlangsung dengan baik.
Penyusunan karya tulis ilmiah mengaharuskan penulis menggunakan kalimat-kalimat efektif untuk mengembangkan gagasannya. Pemusatan perhatian pada bagian-bagian tertentu, dan kehematan penggunaan kata. Kalimat efektif menyelaraskan isi pikiran penulis dengan struktur kalimat yang benar menurut kaidah bahasa Indonesia. Uraian berikut akan dijelaskan tanda-tanda kalimat tersebut dengan sejumlah contoh kalimat.

Kepaduan Bagian Kalimat

Kata-kata yang dipakai untuk membentuk kalimat harus ditempatkan pada posisi yang tepat dalam struktur kalimat agar jelas fungsinya masing-masing. Ada kata yang berfungsi sebagai subjek, ada yang berfungsi sebagai predikat, ada juga yang berfungsi sebagai objek dan keterangan. Subjek, predikat, objek serta keterangan masing-masing sebagai bagian yang jelas di antara bagian-bagian kalimat tersebut yang akan menghasilkan kepaduan bagian kalimat dalam struktur kalimat. Kalimat yang bagian-bagiannya terpadu menjadi sarana pengembangan pikiran-pikiran yang efektif dan jelas maknanya.
Pikiran Utama 
Perubahan zamanKalimat 
– Dengan perubahan zaman telah menunutut para pendidik untuk mencari metode mengajar yang baru.Keterangan
– (tidak padu karena tidak jelas subjek kalimatnya)

Kelogisan

Makna kalimat dapat dipahami oleh pembaca dengan baik jika hubungan antara berbagai bagian kalimat cukup logis dan diantara bagian-bagian kalimat turut menentukan kadar keefektifan sebuah kalimat. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam pembentukan kalimat yang logis, yaitu (1) pemahaman makna secara cermat dan (2) penempatan kata secara tepat dalam struktur kalimat. Kedua hal tersebut saling menunjang untuk menghasilkan kalimat yang logis sebagai salah satu tanda kalimat efektif. Berikut beberapa contoh yang menjelaskan kedua hal tersebut.

Contoh kalimat

– Waktu dan tempat kami persilahkan!
– Bapak Dekan kami persilahkan!Keterangan
– (tidak logis karena waktu dan tempat bukan subjek yang dapat dipakai untuk menjawab pertanyaan siapa)
– (logis / efektif)

Contoh kalimat
– Dirgahayu Hari Ulang Tahun Sul-Sel ke-300!
– Dirgahayu Sul-Sel ke-300!

Keterangan 
– (tidak logis karena dirgahayu sudah berarti ulang tahun)
– (logis / efektif)

Contoh Kalimat 
– Pengedar narkoba itu berhasil diamankan polisi.
– Polisi berhasil mengamankan pengedar narkoba itu.

Keterangan 
– (tidak logis karena yang berhasil mengamankan adalah polisi)
– (logis / efektif)

Contoh kalimat 
– Untuk mempersingkat waktu, Bapak disilahkan untuk menyampaikan pidatonya.
– Untuk memanfaatkan waktu, Bapak disilahkan untuk menyampaikan pidatonya.

Keterangan
– (tidak logis karena waktu tidak dapat dipersingkat atau diperpanjang)
– (logis / efektif)

Contoh kalimat
– Pemenang terbaik I mendapat bonus keliling dunia, sedangkan terbaik II mendapat bonus keliling Eropa.
– Pemenang I mendapat bonus keliling dunia, sedangkan pemenang II mendapat bonus keliling Eropa.

Keterangan
– (tidak logis karena pemenang terbaik hanya satu orang, makna “ter” berarti ‘paling baik’)
– (logis / efektif)

Baca juga: