FileRecovery

Desember 5, 2019 by Tidak ada Komentar

FileRecovery

File Recovery

File Recovery

Kalau sepintas kita melihat judulnya, sudah barang tentu anda tahu apa itu FileRecovery . FileRecovery adalah tool yang digunakan untuk mengembalikan file yang terhapus pada hardisk di computer.

FileRecovery bisa anda gunakan untuk mengembalikan file pada sistem FAT 12/16/32 dan juga NTFS. Sedangkan system operasi yang didukungnya antara lain Window 98/ME/NT/XP semua service pack. Selain pada hardisk FileRecovery juga bisa digunakan untuk mengembalikan file dari Flash Disk, Smartmedia, Compact Flash, MP3/4 Player, dan juga Memory Stick.

Proses pencarian file yang terhapus dengan tool ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan tool Recovery lainnya. Untuk mendapatkan tool ini anda bisa mengunjungi alamat situs http://www.lc-tech.com/. Tetapi perlu anda ketahui, tidak semua file yang terhapus itu bisa diselamatkan. Maksudnya, beberapa file yang bisa ditampilkan dengan baik, akan tetapi ada juga yang bisa selamat tetapi tidak bisa ditampilkan dengan baik.

Berikut adalah langka-langkah menggunakan Filerecovery :

  1. Kita anggap anda sudah mendownload dan menginstalnya telebih dahulu.
  2. Jalankan program ini dengan memilih menu Start > Programs > FILERECOVERY > FILERECOVERY.
  3. Anda akan dihadapkan pada dua pilihan yaitu Recover deleted files dan search deleted files by file name. Maksudnya, pencarian file yang terhapus berdasarkan nama file. Kita pilih dan klik saja yang pertama, yaitu Recover deleted files. Tetapi jika anda hendak melewatkan kedua opsi ini, klik saja Skip.
  4. Jika anda memilih Recover deleted files, maka akan tampil jendela atau kotak dialog Select Drive. Anda pilih drive mana yang file atau foldernya hendak direcover. Misalkan anda pilih drive E.
  5. Klik Ok
  6. Tunggu beberapa saat, ternyata tidak sampai 5 detik proses pencarian file yang terhapus dijalankan. Pada folder Root kita bisa melihat direktori utuh yang ada pada drive E, tentunya yang belum terhapus. Klik ikon tong sampah (Recycle bin) untuk melihat file atau folder apa saja yang pernah terhapus.
  7. Untuk menyimpan folder atau file yang terhapus, ada dua cara yang bisa dilakukan, pertama klik kanan pada folder yang hendak di-save, lalu pilih Save to dan klik ikon Save
  8. Untuk menyimpan file hasil recovery, usahakan jangan menyimpannya pada direktori yang sama, tetapi harus berbeda.
  9. Klik Ok.

10.  Proses penyimpanan file dilakukan

Sumber : https://freemattandgrace.com/