Dapodik SLB Harus Valid

Dapodik SLB Harus Valid

Dapodik SLB Harus Valid

Dapodik SLB Harus Valid
Dapodik SLB Harus Valid

Direktur Pembinaan dan Pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sanusi mengimbau seluruh kepala SLB se-Jawa Barat (Jabar) memantau Data Pokok Pendidikan (Dapodik) minimal 6 bulan sekali. Ini untuk memastikan kevalidan data yang dimiliki sekolah. Mulai dari kelembagaan, kurikulum, data siswa, guru, dan karyawan hingga data sarana prasarana.

Menurut Sanusi, ketidaksesuaian data akan berdampak buruk bagi sekolah. Di antaranya, Kemendikbud tidak dapat melihat kekurangan atau kebutuhan sekolah. “Kami ingin data yang diunggah mesti baik dan benar. Kepala sekolah harus memberikan pendampingan kepada setiap operator di sekolahnya,” ujar Sanusi saat memberikan Sosialisasi E-Takola di Aula Dewi Sartika Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Jln. Dr. Rajiman No. 6, Kota Bandung, Jumat (26/4/2019).

Terlebih, lanjutnya, SLB harus segera meningkatkan pendidikan khusus sesuai 8 Standar Pendidikan Nasional.

Terdiri dari standar isi, kompetensi kelulusan, proses pendidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan, penilaian pendidikan, standar pendidik serta tenaga kependidikan.

“Terutama data mengenai sarana dan prasarana yang harus terpantau setiap waktu. Apabila data tidak sesuai maka pemberian bantuan tidak akan sesuai, bahkan tak bisa diturunkan,” ujarnya.

Melalui sosialisasi Dapodik inilah, tambah Sanusi, kepala sekolah menjadi penanggung jawab

utama di sekolah agar selalu memberi arahan dan pantauan. “Operator dan kepala sekolah harus menjalin kerja sama dalam membantu beberapa akses data-data di sekolah,” ujarnya.

Sependapat dengan Sanusi, Sekretaris Disdik Jabar, Firman Adam menambahkan, terlebih dalam peningkatan dan pengembangan pendidikan khusus. “Saya berharap sekolah-sekolah dapat menjaga kepercayaan. Mari kita kawal bantuan dan rencana yang baik sesuai pentunjuk teknis serta bertanggung jawab atas data sesuai perintah dan kualitas data yang nyata,” tutupnya.***

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/