Cara ternak bebek Bagi Pemula

Juli 2, 2020 by Tidak ada Komentar

Cara ternak bebek Bagi Pemula

Cara ternak bebek yang benar.. yups itu yang harus kita bahas dan mengerti sekarang.

Lanjut ya…

Cara Ternak bebek itu dibagi menjadi tiga tipe, yaitu:

Cara Ekstensif

Cara ini bisa dibilang cara lama atau cara yang biasa dipakai oleh peternak biasa yaitu system angon atau bebek diliarkan dipersawahan atau perkampungan.

Kekurangan nya : bebek biasanya mudah hilang dicuri orang, bebek lebih mudah terserang penyakit, dan juga biasanya asupan gizi nya tidak terpenuhi karena hanya mengandalkan makanan yang tersedia dialam dan sedikit dari sisa sipemilik.

·         Cara Intensif

Cara ini ialah tipe pemeliharaan dengan system full didalam kandang seperti contohnya pada peternakan ayam broiler, dengan cara ini bebek akan mudah dalam pemenuhan gizi karena frekuensi dan jumlah pakan yang kita beri dapat kita atur sesuai kemauan kita, lebih memudahkan dalam mengindentifikasi bebek yang terkena penyakit sehingga dapat memudah kan kita dalam penanganan nya.

Kekurangan nya : Pembuatan kandang dan peralatan membutuhkan biaya yang lebih besar, waktu yang dibutuhkan untuk mengurusi bebek lebih banyak.

·         Cara Semi Intensif

Cara ini ialah dengan membuatkan tempat angon atau halaman yang berfungsi agar bebek dapat keluar melihat alam bebas namun juga pada cara ini kita dapat mengatur Frekuensi dan jumlah pakan yang akan kita berikan, lebih memudahkan dalam mengindentifikasi bebek yang terkena penyakit sehingga dapat memudah kan kita dalam penanganan nya.

Kekurangan nya : Pembuatan kandang dan peralatan membutuhkan biaya yang lebih besar, waktu yang dibutuhkan untuk mengurusi bebek lebih banyak.

Setelah kita membahas tentang tipe pemeliharaan selanjutnya kita bahas tahapan  tentang cara ternak bebek yang baik :

  1.  Seleksi Bibit dari Berbagai jenis Bebek

Pada tahap ini anda menentukan jenis bebek apa yang akan anda pelihara bebek petelur ataukah pedaging, Lokal kah atau silangan.

  1. a) Jenis bebek Pedaging

ü  Jenis Bebek Pedaging Lokal

-Entok

-Semua jenis bebek local jantan seperti, Mojosari, Alabio, Tegal dll.

ü  Jenis Bebek Pedaging Silangan

-Tiktok

-Hibrida

-Peking

  1. b)Jenis Bebek Petelur

ü  Jenis Bebek petelur Lokal

–          Mojosari

–          Tegal

–          Asahan

–          Bali

–          Alabio

ü  Jenis Bebek Petelur Silangan

–          Hibrida

Namun jenis bebek apapun yang dipilih harus tetap memperhatikan ciri – ciri bibit itik yang baik berikut :

  •         Bobot Kurang lebih 38 – 40 gram
  •                Berbulu bagus dan kering
  •                Kedua matanya terbuka dan bersinar
  •                Anak bebek bergerak lincah
  •                Pusarnya telah kering dan duburnya bersih
  •               Tidak ada cacat pada kaki atau pengkor

 

  1.  Pakan Bebek

Pakan merupakan hal yang sangat penting dalam ternak bebek agar dapat menjadi sukses dalam beternak bebek, pakan memgang kendali yang sangat besar didalam ternak bebek jadi didalam pemberian pakan pada bebek kita harus selektif agar  mendapatkan pakan yang baik dan berkualitas, akan tetapi kita juga tidak boleh melupakan prinsip pada pemberian pakan yaitu : “Harga semurah mungkin mendapatkan pakan sebaik mungkin”

Umur 1 – 2 minggu 60gr/ekor/hari sebaiknya menggunakan pakan jadi yang biasa diberikan    untuk DOC ayam broiler (BR 1)

Umur 3 – 4 minggu 80 gr/ekor/hari  pakan boleh dicampur dengan bahan pakan hasil mix sendiri

Umur 5 – 9 Minggu 100 gr/ekor/hari boleh menggunakan pakan hasil mix sendiri 100%

Umur 10 minggu dst 150 – 180 gram /ekor/hari

Ctt ; Pedaging dan petelur sama hanya yang membedakan pada bebek petelur pada saat memasuki fase bertelur harus diperhatikan kadar PK dan energy nya harus mencukupi.

  1. Kandang bebek
  1. Lokasi Kandang

-Jauh dari keramaian.

-Ada atau dekat dengan sumber air.

-Tidak terlalu dekat dengan rumah.

– Mendukung dalam transportasi.

-Mudah dalam pengawasan.

     

  1. Bahan kandang bebek bisa terbuat dari beton, kerangka kayu atau bambu, atap genteng, daun dan seng dan lantainya bisa dialasi jerami, sekam padi atau tatal kayu sisa pembuatan furnitur
  1. Daya tampung untuk 100 ekor itik :

                Umur 1 hari – 2 minggu 1 -2 m.

                Umur 1 – 2 minggu 2 – 4 m.

                Umur 2 – 4 minggu 4 – 6 m.

                Umur 4 – 6 minggu 6 – 8 m.

                Umur 6 – 8 minggu 8 – 10 m.

Itik dara sampai umur 6 bulan dst 5 – 10 ekor/m.

 

  1. Manajemen Pemeliharaan Bebek

Untuk tipe pemeliharaan anda dapat memilih tipe ekstensif, intensif ataukah semi intensif tergantung dari modal yang ada,

Didalam manajemen Pemeliharaan anda harus menetukan target yang harus anda capai apakah daging atau telur

Ø  Manajemen pemeliharaan untuk bebek pedaging

Dalam ternak bebek pedaging biasanya target yang harus dicapai adalah bobot bebek harus mencapai 1.1 -1.5 kg/bebek biasanya waktu yang dibutuhkan adalah kisaran antara 40 hari – 2 bulan tergantung dari jenis bebek yang diternakkan. Ini dapat dicapai dengan memperhatikan pemberian pakan yang baik dan juga dapat menekan modal yang dikeluarkan untuk kebutuhan pakan itu sendiri.

Ø  Manajemen Pemeliharaan bebek Petelur

Dalam ternak bebek petelur sesuai dengan namanya yaitu bagaimana dapat mengahsilkan telur bebek perharinya supaya dapat untung dari biaya yang telah dikeluarkan untuk pembelian pakan. Dan juga bagaimana menekan pengeluaran untuk pakan pada saat bebek pada saat fase moulting / rontok bulu.

Note ; “ pakan bebek petelur harus mencukupi angka kecukupan PK dan energy”.

  1.  Panen.

Proses pemanenan kalau untuk pedaging bisa langsung tangkap dan jual tergantung pesanan kalau pemesan minta karkas ya harus dijadikan karkas dulu, kalau tidak ya bisa dijual langsung.

Kalau untuk bebek petelur biasanya panen dilakukan setiap hari perlu kehati-hatian pada saat memanen agar telur tidak pecah, gunakan tempat yang diberi alas. Dan segera bersihkan telur stelah diambil dari kandang agar telur tidak busuk.

pada saat panen peternak harus sudah ada tempat penjualan yang pas sehingga hasil panen dapat dijual langsung tanpa harus disimpan dahulu karena biasanya kalau harus disimpan terlebih dahulu akan mempengaruhi kualitas produk yang kita hasilkan.

Note ; jual hasil panen ke pembeli langsung jangan melalui tengkulak agar mendapatkan harga yang lebih tinggi”

 

Sumber: https://gurupendidikan.org/