Bentuk dan Unsur Laporan Keuangan

Mei 12, 2020 by Tidak ada Komentar

Bentuk dan Unsur Laporan Keuangan

Manajemen suatu bank atau perusahaan menyiapkan laporan dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuan masing-masing. Namun demikian, laporan harus mengikuti standar akuntansi apabila diterbitkan untuk pihak lain. Laporan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan, catatan (footnote), dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan. Di samping itu, termasuk juga skedul dan informasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut, misalnya informasi keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga. Terdapat tiga bentuk laporan keuangan yang pokok, yaitu:

  1. Neraca

Neraca atau balance sheet adalah laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan bank atau perusahaan pada suatu saat yang merupakan nilai bank atau perusahaan pada waktu tertentu. Neraca biasanya disajikan tiap akhir tahun, pertengahan tahun, atau kuartal pertama.

Neraca suatu perusahaan dibentuk dari persamaan akuntansi, yaitu harta = kewajiban + ekuitas. Bagian pertama neraca adalah harta-harta perusahaan, yaitu harta lancar (current assets) dan harta tetap (fixed assets). Aset disusun secara runtut berdasarkan likuiditas, yakni aset yang paling cepat dapat dicairkan menjadi uang atau kas. Bagian kedua berisi kewajiban (liabilities), yaitu klaim pemberi pinjaman terhadap harta-harta perusahaan dan modal pemilik (owner’s equity), yaiu nilai investasi pemilik dalam suatu bisnis.

  1. Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh bank atau perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan darimana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh perusahaan. Bank atau perusahaan biasanya menggunakan aktiva untuk memproduksi atau nmenyalurkan dana untuk kebutuhan dan keperluan pelanggan atau nasabah.
  2. Kewajiban merupakan hutang bank atau perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu. Penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya bank atau perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi. Kewajiban dapat dipaksakan menurut hukum sebagai konsekuensi dari kontrak mengikat atau peraturan perundangan.
  3. Ekuitas adalah hak residual atas aktiva bank atau perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.

sumber ;