4 Pilihan Obat Sakit Gigi yang Ampuh untuk Anda

Juli 24, 2020 by Tidak ada Komentar

4 Pilihan Obat Sakit Gigi yang Ampuh untuk Anda4 Pilihan Obat Sakit Gigi yang Ampuh untuk Anda

Sakit gigi, bisa membuat susah tidur dan susah makan jika dibiarkan berlarut-larut. Gigi cenat-cenut bahkan juga bisa membuat mood Anda seharian jadi berantakan. Lantas, obat sakit gigi apa yang paling ampuh dan bisa diandalkan? Berikut daftar pilihannya.

 

Rekomendasi obat sakit gigi yang paling ampuh

Mengobati sakit gigi idealnya memang harus di dokter gigi. Namun, dokter tidak bisa langsung mengobatinya jika Anda datang dengan gigi yang masih terasa senat-senut karena perawatannya tergantung pada penyebabnya.

Anda akan disarankan untuk menunggu dulu sampai nyerinya mereda baru kembali pada jadwal berobat selanjutnya.

Nah untungnya, Anda juga bisa membeli obat sakit gigi di apotek dan toko obat tanpa harus menebus resep dokter. Apa saja pilihannya?

1. Paracetamol
efek samping paracetamol

Paracetamol adalah obat pereda nyeri jenis analgesik yang juga ampuh menurunkan demam. Paracetamol menghambat produksi prostagladin di otak sehingga menghentikan rasa sakit.

Paracetamol tersedia di Indonesia dalam berbagai merek seperti Panadol, Biogesic, Sumagesic, Bodrex, dan sebagainya. Obat sakit gigi paling ampuh ini juga tersedia dalam bentuk tablet/kaplet, tablet larut, supositoris, kapsul, sirup, atau suntikan.

Secara umum, obat ini aman dikonsumsi semua kalangan, dari anak-anak sampai ibu hamil dan menyusui.

Berikut dosis paracetamol untuk mengobati sakit gigi:

Orang dewasa: 1000 mg tiap 6-8 jam atau 2 tablet 500 mg diminum tiap 4-6 jam.
Anak yang berusia 12 atau lebih: 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari
Anak berusia lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun: 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan dan jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari.
Sebelum minum obat sakit gigi ini, pastikan Anda tidak mengalami masalah serius pada hati dan ginjal. Pastikan juga kalau Anda tidak memiliki alergi terhadap acetaminophen atau paracetamol.

Sama seperti obat lainnya, obat sakit ini juga sangat mungkin menimbulkan efek samping. Salah satu efek samping yang perlu Anda waspadai adalah reaksi alergi, seperti ruam kemerahan di kulit dan bengkak di bagian wajah.

Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter apabila Anda mengalami efek samping serius. Seera ke dokter jika Anda mengalami sakit perut yang tidak biasa, urin berwarna gelap, feses berwarna pucat, merasa tidak enak badan (lemah/lesu/sangat tidak bertenaga), dan kulit serta mata menguning.

2. Ibuprofen
obat sakit gigi

Ibuprofen juga merupakan obat pereda nyeri golongan NSAID. Di toko obat atau apotek, obat sakit gigi ini tersedia dalam bentuk tablet, kaplet, dan sirup. Ibuprofen merupakan jenis obat generik yang tersedia dalam berbagai merk, seperti Brufen, Proris, Arfen, Advil, Motrin, dan masih banyak lagi.

Dosis ibuprofen untuk mengatasi sakit gigi adalah:

Orang dewasa dan remaja: 200- 400 mg setiap 4 hingga 6 jam, tergantung dengan kebutuhan dan rasa sakit yang dirasakan. Batas dosis yang paling tinggi adalah 3200 mg/hari (jika mendapatkannya dari resep).
Anak di atas 6 bulan: dosisnya disesuaikan dengan berat badan. Dosis ini biasanya ditentukan oleh dokter, tetapi biasanya 10 mg/kg setiap 6-8 jam sekali atau 40 mg/kg per hari. Pemberian ibuprofen pada anak-anak sebaiknya di bawah pengawasan dokter.
Obat ini bisa menimbulkan efek samping ringan hingga berat. Beberapa efek samping ringan dari obat ini meliputi mual, muntah, perut kembung, gugup, sakit kepala, telinga berdenging, gangguan pencernaan seperti sembelit atau diare.

Sementara efek samping parah yang perlu Anda waspadai adalah nyeri dada, sesak napas, feses berwarna hitam/berdarah, urin berwana gelap, serta kulit dan mata menguning. Jika Anda mengalami hal tersebut, segera hentikan pemakaian obat ini dan hubungi dokter.

Perlu dipahami bahwa apabila rasa sakit sudah menghilang, sebaiknya berhenti menggunakan obat ini, Pasalnya, ibuprofen tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang.

Hindari juga minum ibuprofen saat perut kosong karena akan melukai lambung. Anda bisa mengonsumsi obat ini dengan segelas susu untuk mengurangi efek sampingnya.

3. Naproxen
obat sakit gigi paling ampuh

Naproxen adalah obat penghilang rasa sakit yang juga sering digunakan untuk mengatasi sakit gigi. Sama seperti berbagai obat yang sudah disebutkan di atas, obat sakit gigi ini bekerja dengan menghambat prostagladin. Contoh merek obat naproxen adalah Xenifar.

Dosi obat sakit gigi naproxen adalah:

Orang dewasa: 550 mg naproxen sodium diminum sekali, diikuti oleh 550 mg naproxen sodium setiap 12 jam, atau 275 mg (naproxen sodium)/250 mg (naproxen) setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan.
Anak-anak yang lebih dari 2 tahun: 2,5-10 mg/kg/dosis. Dosis harian maksimum adalah 10 mg/kg, diberikan setiap 8 sampai 12 jam.
Obat sakit gigi ini sebaiknya diminum setelah makan guna mencegah sakit perut.

Salah satu efek samping yang paling sering terjadi setelah minum naproxen adalah pusing dan rasa kantuk. Jadi, jangan berkendara atau mengoperasikan mesin setelah Anda minum obat sakit gigi ini.

Efek samping lain yang mungkin terjadi adalah sakit perut, mulas ringan, diare, sembelit, perut kembung, kulit gatal dan memerah, serta penglihatan kabur.

Apabila Anda akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi, sebaiknya beri tahu dokter kalau Anda menggunakan obat ini. Sebaiknya Anda juga berkonsultasi ke dokter terlebih dulu jika punya riwayat penyakit ginjal dan hati, serta sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berhubungan dengan penyakit pembuluh darah.

 

Sumber: https://montir.co.id/jorjoran-saat-peluncuran-vivo-optimistis-kuasai-pasar/